google-site-verification: googlee14e3409d2fcbac7.html

Thursday, December 21, 2017

Tampil Beda di Kantor



Hanya orang-orang  yang “tampil beda” sajalah yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan karir. Atasan kita biasanya akan mengevaluasi cara kerja setiap bawahannya, cerdas saja tidak cukup, karena semua karyawan saya rasa memilikinya, harus ada nilai tambah agar nilai kita bagus. Berikut beberapa tips yang bisa menjadi acuan bagi anda yang ingin  “tampil beda” di kantor.
Positive thinking, pikiran positif akan selalu mendorong kita untuk selalu mengambil hikmah dari setiap peristiwa, membuat kita selalu belajar dari kesalahan. Positive thinking akan melahirkan kebiasaan-kebiasaan yang positif, selalu berbaik sangka, terbuka terhadap ide orang lain, selalu memperbaiki kekurangan, selalu belajar, percaya diri, bersahabat. Pada akhirnya kebiasaan-kebiasaan positif itu akan membentuk “good attitude” atau etos kerja yang baik
Never stop to learn, tidak terbuai oleh kemapanan akan membuat kita untuk terus menambah wawasan kerja , pelajari hal-hal baru yang mampu menunjang cara bekerja kita. Jangan malas bertanya kepada yang lebih senior atau atasan kita, find your mentor. Cobalah diskusikan ide-ide kita dengan rekan kerja kita, atau atasan kita, agar memperoleh sudut pandang yang berbeda. Jangan anti terhadap hal-hal yang berbau administrasi, pelajari saja maka anda akan merasakan manfaatnya.

Kita perlu membangun kepercayaan diri, build your confidence, yakini saja bahwa kita adalah asset perusahaan yang terbaik, kita memiliki pikiran yang positif, etos kerja yang baik, wawasan yang luas, serta ide-ide yang  kreatif. so, yakini bahwa kita punya segalanya untuk jenjang karier berikutnya. Banyak ide-ide yang seharusnya mampu menyelesaikan masalah, hanya tersimpan di laci meja kerja atau di pikiran kita saja hanya karena kita tidak percaya diri untuk menyampaikannya, oleh karena itu pelajari cara kita menyampaikan ide dengan baik agar tumbuh kepercayaan diri.
Creating your opportunity, menciptakan peluang agar kita “dilihat” oleh atasan kita atau memanfaatkan peluang agar ide kita didengar orang lain memang tidak mudah,  ide-ide kreatif kita di kantor seringkali hanya menumpuk di laci meja kerja kita, hanya karena kita melewatkan begitu saja moment-moment yang ada. Pandai-pandailah membaca situasi, sehebat apa pun ide kita, jika disampaikan di saat yang tidak tepat, semuanya akan menjadi sia-sia. Say it with data, jangan pernah menyampaikan ide pemikiran kita tanpa disertai dengan data yang akurat, hal ini akan menjadi “nilai buruk” bagi kredibilitas kita. “Eksis” itu penting, tetapi kita juga harus cerdas dalam menyampaikannya. Jadilah  leader untuk ide-ide yang creative dan solution minded, creative dalam menyelesaikan masalah, build creative listener, jadikan rekan kerja kita atau atasan kita untuk selalu menunggu ide-ide kita berikutnya.
Saya selalu senang untuk berkata, “Enjoy your life, banyak bersyukur kepada Tuhan.” Kita tidak akan pernah tahu bagaimana Tuhan bekerja, dulu, saya hampir di pecat-tanpa alasan yang jelas-oleh owners di tempat saya bekerja sebagai auditor sebuah group perusahaan. Tanggal pun sudah ditetapkan-tanggal pemecatan saya-tetapi saya tetap melakukan tugas dengan baik, positive thinking saja. Saya sudah bekerja dengan sebaik mungkin, paling tidak saya banyak membongkar kasus penyelewengan di anak perusahaan, kalau pun saya harus dipecat, saya serahkan semuanya kepada Tuhan. Dan pada akhirnya Tuhan pun tidak mengecewakan saya, pada saat tanggal yang sudah ditetapkan, saya tidak dipecat melainkan ditugaskan untuk menjadi manager gudang dan distribusi merangkap sebagai manager pembelian (sementara waktu sambil melakukan pembenahan, sebagai konsekuensi dari terbongkarnya penyelewengan wewenang di dua bidang tersebut). Nah, nikmati saja kehidupan kita sambil terus bersyukur kepada Tuhan atas segala pemberian-Nya. Banyak-banyaklah berdoa lalu biarkan Tuhan membantu kita dengan cara-Nya sendiri.

Ahmad Ginanto
2 September 2014

No comments:

Post a Comment