google-site-verification: googlee14e3409d2fcbac7.html

Thursday, February 5, 2015

Kebangkitan Nasional,Sudah kah?

Bismillahirohmmanirrohim
Assalamualaikum wr. wb.
Kebangkitan nasional, saya yakin setiap kita mendengar hal itu yang terlintas di benak setiap orang Indonesia adalah Boedi Utomo sebuah organisasi ningrat terpelajar yang memiliki semangat baru bagi rakyat pribumi pada saat itu. Walaupun, Boedi Utomo pada saat itu masih berfikir dalam mindset penjajah, sebuah pola fikir yang sangat jelas rasa “londo”nya, akan tetapi   keberanian membentuk Sebuah organisasi pribumi dengan segala tujuannya itu, merupakan semangat yang mampu menjadi pendulum bagi kebangkitan sebuah bangsa yang terjajah lahir bathinnya, kebangkitan untuk menjadi manusia yang termanusiakan, kebangkitan untuk menjadi sebuah bangsa yang memiliki harga diri, sebuah kebangkitan yang menjadikan bangsa ini untuk mampu berdiri sama tinggi dengan bangsa lainnya.
Sekarang setelah 105 tahun semenjak kebangkitan kesadaran berbangsa tersebut,apakah ada perubahan mindset di dalam menyikapi sebuah kebangkitan?

Produktivitas #9 Tips Agar Kita Lebih Produktif Dalam Bekerja



Apapun pekerjaan kita dan di mana pun kita bekerja, tentunya kita akan selalu berusaha untuk menjadi lebih produktif dalam bekerja, akan tetapi terkadang segelas kopi (atau lebih) dan daftar pekerjaan yang kita susun tidak membuat kita menjadi lebih produktif. Lalu mengapa kita begitu terobsesi pada yang namanya produktivitas, begitu sulitkah hal itu dicapai? Barangkali, sekarang ini begitu sulit rasanya untuk dapat tetap fokus pada pekerjaan dan menghindari “godaan” daripada melaksanakan pekerjaan itu sendiri.
Kita seringkali salah memahami apa yang dimaksud dengan produktivitas kerja. Produktivitas tidak berkaitan dengan berapa banyak jumlah pekerjaan yang telah kita selesaikan, Productive adalah jika kita mampu mengerjakan setiap tugas secara efektif dan efisein. project management and productivity expert Tony Wong,  memberikan beberapa tips bagaimana dia melakukan pekerjaannya secara produktif
Bersiaplah untuk menjadi lebih produktif dengan melakukan beberapa langkah berikut ini,
1. Cut your to-do list in half. Produktif itu bukan berarti kita harus melakukan sebanyak mungkin pekerjaan selama delapan jam waktu kerja kita. Take a less, jangan membuat daftar pekerjaan yang panjang, realitas aja, fokuslah pada pekerjaan yang benar-benar penting saja, tentukan dengan membuat skala prioritas.
2. Take more breaks. Produktif itu juga bukan berarti kita harus duduk terus di depan monitor, atau terus mengetik sampai jari kita keriting,. Bekerja sekian jam terus menerus dapat menyebabkan sakit kepala, take a break, istirahat sejenak dengan berjalan-jalan (sekedar memberi penyegaran terhadap pantat kita aja), makan siang atau ngemil atau bisa juga dengan melakukan meditasi, pokoknya hal-hal fisik yang kita lakukan agar tubuh kita dapat kembali segar. Bekerja yang efektif dan efisien itu harus ditunjang oleh jiwa dan raga yang fresh.