google-site-verification: googlee14e3409d2fcbac7.html

Monday, September 8, 2014

Beberapa Hal yang seharusnya kita hindari untuk mempostingnya di Facebook

Penulis : Achmad Ginanto



Siapa yang tak gak kenal dengan facebook, yup! Social media yang satu ini sepertinya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat kita. Banyak hal yang berubah, semenjak adanya facebook ini, hal-hal yang tadinya tabu untuk diungkapkan kepada orang lain, telah menjadi sesuatu hal yang biasa dan lumrah untuk diungkapkan, lebih gilanya lagi mereka begitu bangga manakala aib yang diungkapkan itu menjadi trending topic.
Sebenarnya, dengan memposting kegiatan pribadi atau memposting data-data yang sifatnya sangat pribadi dapat mengundang bahaya bagi kita, keluarga atau sahabat-sahabat kita. kita bisa melihat berapa banyak kasus hilangnya remaja putri, yang akar masalahnya berasal dari penggunaan Facebook yang tidak bijak.
Berikut ini adalah beberapa status yang seharusnya kita hindari untuk mempostingnya di Facebook.
Hindari untuk mencantumkan data hari ulang tahun kita dan keluarga kita, pastinya kita akan senang manakala kita memperoleh ucapan selamat ulang tahun dari para sahabat kita. Tetapi sebaiknya, data ini jangan diungkapkan secara utuh kepada publik, yang terbaik adalah mengosongkan sama sekali data ini. Banyak orang yang senang untuk mencuri data kelahiran ini dan pada akhirnya akan mengunakannya untuk kejahatan.

Hindari untuk mengungkap status hubungan kita dengan seseorang, terlepas apakah kita sedang menjalin hubungan asmara dengan seseorang atau tidak, yang terbaik adalah jangan jadikan itu sebagai “public knowledge”, nikmati saja berdua dengan pasangan atau atau nikmati masa-masa jomblo kamu dengan sesama “jombler”. Banyak “penjahat kelamin” di luar sana, yang sangat senang untuk memanfaatkan status anda.
Hindari untuk memposting “Your Current Location”, banyak pengguna yang menyenangi features location tagging di facebook, yang mengijinkan facebook untuk menyebarkan informasi keberadaan kita kepada orang lain. Dengan bangganya kita mengumumkan kepada semua orang bahwa kita sedang liburan (dan tidak berada di rumah), ditambah, kita memberitahukan juga berapa lama liburan itu, maka dengan senyum bahagia, para perampok membaca informasi ini, lalu dengan leluasa mereka merampok anda. Saran saya adalah jangan memberitahukan tentang posisi kita berada, kecuali jika anda memang ingin mengundang para perampok itu ke rumah.  
Pernah nonton film “home alone”?, betapa bahayanya jika para penjahat tahu bahwa kita tinggal sendirian di rumah. Oleh karena itu hindari untuk membuat status bahwa kita sendirian di rumah. Dan ini yang penting sekali! Setiap  orang tua wajib untuk memberitahukan anak-anaknya agar jangan membuat status “home alone” di saat mereka sendirian di rumah.
Hindari juga untuk mengupload foto anak kita beserta “tag” namanya, kita pastinya sangat sayang kepada anak-anak kita dan kita akan melakukan apa pun agar mereka aman, sayangnya banyak orang, mengupload gambar dan video anak-anak mereka di facebook di sertai dengan tag nama atau data pribadi mereka. Hal ini bisa memancing “orang jahat” “pedofilia” atau “penculik” untuk memanfaatkan informasi ini, dan mengancam keselamatan anak-anak kita. Jika sudah terlanjur, remove saja, atau paling tidak kita menghapus data pribadi anak-anak kita dari facebook. Dan Jika kita terpaksa harus mengupload foto Anak kita, jangan di tambah dengan informasi nama dan dan tanggal lahir. Kita juga harus berpikir dua kali jika kita akan mengupload foto atau video keponakan kita atau anak dari kawan-kawan kita, barangkali mereka tidak menginginkan itu, diskusikan saja terlebih dahulu.
Budaya dan agama kita melarang untuk menyebarluaskan “aib”-keburukan pada diri kita, atau keburukan keluarga atau keburukan orang lain-atau suatu informasi yang bersifat sangat pribadi. Oleh karena itu hindari untuk memposting “aib” kita dan orang lain, dan anehnya lagi adalah, kita merasa senang jika status “aib” kita itu di “like” oleh sahabat-sahabat kita,  dunia memang sudah tua atau kita yang memang sudah tidak punya rasa malu lagi, barangkali.
Hindari juga untuk membuat status yang dengan kata-kata yang kasar, profokative, atau fitnah. Banyak sudah kasus “penghinaan” terjadi dikarenakan kita tidak mampu mengontrol kata-kata kita. Dan yang terbaru adalah kasus sihombing di Yogyakarta dan di Bandung. Ada undang-undang yang mengatur etika kita dalam menyampaikan pendapat ke ranah publik.
Tidak semua informasi bisa kita posting di facebook, perlu pemahaman dan pemikiran yang bijak, bahwa ada hal-hal yang hanya boleh dikonsumsi oleh diri kita dan orang-orang yang dekat dengan kita, ada juga hal-hal yang boleh atau memang harus dikonsumsi oleh publik. So, be smart and wise!


Jakarta
Gambar : www.facebookbeststatus.com
9-9-2014

No comments:

Post a Comment